• Irvan Irawan Jie

Stop and Add A Little…


Taken from http://www.makanmana.net/wp-content/uploads/2011/06/nasi-lemak-pajak-beruang.jpg

Taken from http://www.makanmana.net/wp-content/uploads/2011/06/nasi-lemak-pajak-beruang.jpg


Kemarin pagi saya sarapan nasi uduk dengan rendang, telur, kacang teri dan sambal. Ketika sudah makan setengahnya saya baru sadar, ternyata kerupuk nya belum dibuka. Wahhhh pikir saya, rugi nih… kenikmatan yang di dapat ketika makan kerupuk dengan nasi uduk itu kan tiada tara. Makan nasi uduk hangat-hangat dengan rendang saja sudah nikmat apalagi ditambah kerupuk yang nyes garing-garing gimana gitu, perasaan saya senang luar biasa. Dari sini saya belajar bahwa simple things dalam hidup kita dapat merubah sebuah experience dari biasa saja menjadi baik dan dari baik bisa menjadi luar biasa.

Terkadang kita disibukkan dengan apa yang ada di depan mata, tapi kita lupa bahwa ada hal-hal sederhana yang bisa kita tambahkan ke dalam keseharian kita sehingga kita bisa menjadi lebih enjoyable. Contohnya, untuk saya bekerja ditemani music itu bisa membuat saya lebih fokus dan rileks dalam bekerja. Tapi terkadang ketika saya sudah ada di dalam kantor saya, saya pun lupa akan musik.  Atau ketika sedang meeting dan negosiasi dengan orang, saya seringkali membawakan makanan kecil atau minuman untuk disantap bersama. Konon menurut penelitian katanya orang yang sedang makan bersama-sama bisa lebih terbuka dalam bernegosiasi. Simple things… tapi gesture yang simple itu bisa membawa arah negosiasi atau meeting ke hasil yang lebih baik daripada tidak membawa apa-apa.

Sama halnya dalam pikiran kita, hal simple yang biasa saya lakukan untuk membuat pikiran saya lebih baik adalah aware dengan apa yang sedang saya pikir atau rasakan. Ketika saya menyadari pikiran dan perasaan saya, saya pun menanyakan kepada diri saya, pikiran bergunakah ini? Kalau tidak berguna langsung saya buang, kalau berguna akan saya perkuat dengan pikiran dan perasaan tentang pikiran dan perasaan saya sendiri. Contoh, hari ini setelah mengantar anak saya les dalam perjalan pulang ke kantor muacetnya luar biasa. Ternyata ada rombongan orang-orang penting (denger-denger sih Ahok dan rombongan KAA) yang mau ke arah waduk pluit. Perasaan yang pertama muncul adalah dongkol luar biasa. Tapi karena saya aware perasaan dongkol ini tidak berguna, saya buang perasaan ini dan berpikir bahwa dengan adanya waktu luang parker di mobil ini saya bisa memikirkan tentang apa yang akan saya tulis. Alhasil jadilah tulisan ini ditulis dengan semangat.

Yang sering terjadi adalah ketika kita melakukan, memikirkan atau merasakan sesuatu, kita terlalu larut di dalamnya (yang walau mungkin tidak berguna tapi tetap dijalani terus) dan tidak mampu aware akan apa yang kita lalukan, pikirkan atau rasakan. Fokus memang baik, tapi sesekali ketika kita sedang fokus, mungkin ada sebuah hal simple yang bisa kita lakukan untuk membuat pengalaman fokus itu menjadi lebih baik. In my case… kerupuk lah jawabanya…

Irvan Irawan Jie

#NLP

0 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua