• Irvan Irawan Jie

Pelajaran Dari Clash of Clans


Screenshot_2014-10-21-09-44-23

Dengan tulisan ini saya harap bisa membantu membuka mata rekan-rekan sekalian bahwa pelajaran bisa diambil dari mana saja. Hal-hal tentang bisnis yang saya pelajari dari Clash of Clans adalah:

1. Prepare Well Sama seperti game RTS pada umumnya, kita diharuskan untuk mempersiapkan pasukan sebelum pergi berperang. Ada 10 jenis pasukan yang bisa kita bawa melalui Barack biasa dan ada 6 jenis pasukan (pada saaat penulisan ini) di Dark Barrack yang disediakan. Masing-masing memiliki waktu training yang berbeda-beda. Setiap pasukan memiliki characteristic dan fungsi yang berbeda-beda ketika digunakan. Pasukan yang kita pakai ditentukan dari tujuan yang ingin kita capai misalnya hanya untuk mencari gold / elixir maka gunakan pasukan murah seperti Barbarian, Archer atau Goblin (Barch is my fav). Atau keitka kita akan berperang dengan clan lain maka ada juga pasukan yang sangat kuat seperti wizard, naga dan Pekka (GoWiPe sementara fav saya untuk war).

Sebagai seorang pekerja / pebisnis, banyak sekali tools atau arsenal yang kita miliki untuk menghadapi tantangan-tantangan yang ada dalam kehidupan keseharian kita. Untuk sales ada SPG ataupun Supervisor, marketing yang paling common adalah 4 P (Product, Promotion, Price dan Place), HRD ada tipe-tipe tes kepribadian, sebagai seorang pemimpin ada juga banyak tools dan pengetahuan yang dipakai untuk memimpin.

Setiap tools ini juga memiliki fungsi dan characteristic yang berbeda-beda. Tools kita digunakan untuk mencapai tujuan yang kita inginkan juga. Misalnya tidak mungkin ketika kita ingin meningkatkan sales hanya mengandalkan marketing saja tanpa ada support dari sales. Ketika ktia mencari orang yang tepat sebagai salah satu manager di perusahaan kita tidak mungkin kita mengadalkan orang finance saja bukan? Bagaimana kita mempersiapkan pasukkan kita untuk mencapai tujuan kita adalah step pertama yang paling penting dalam berperang.

2. Only fight when winning is a certainty Dalam keseharian Clash of Clans yang paling penting adalah Loot (Gold / Elixir) dan trophy. Keduanya juga memiliki fungsi yang berbeda-beda, loot digunakan untuk meng-upgrade army base kita dan trophy untuk naik ke tingkat yang lebih tinggi demi mencari loot yang lebih baik (atau dalam beberapa kasus untuk ketenaran seorang pemain).

Ketika bermain saya tidak bisa serta-merta menyerang sebuah base yang banyak loot nya karena beberapa hal (Base nya terlalu besar dan kuat, loot nya ada di dalam semua sehingga susah untuk ditembus, atau pasukan saya tidak kuat untuk mendapatkan loot nya). Dibutuhkan kesabaran untuk mencari sebuah base yang tepat dimana dengan pasukan yang sudah saya siapkan saya bisa mendapatkan yang terbaik.

Dalam hidup kita juga dalam istilah kata “Berperang” setiap hari. Banyak kesempatan kita untuk “berperang” tapi dari semua kesempatan ini, haruslah kita mencari dimana kita bisa menang. Seperti yang Malcolm Gladwell katakana dalam bukunya David and Goliath, kita harus bisa memilih battlefield kita dan if and only if we can win the battle we enter it. Dengan memilih perperangan kita, maka kita bukan hanya memastikan kemenangan tapi juga tidak membuang waktu kita yang berharga hanya untuk kalah.

3. Profit, profit, profit !!! Dalam Clash of Clans, pasukan dibuat dengan elixir. Semakin hebat / kuat pasukan yang kita inginkan maka semakin mahal dan lama unit pasukan itu dibuat. Sebagai seorang warchief setelah kita membuat pasukan yang kita butuhkan untuk mencapai tujuan kita dan mencari base yang tepat, setidak-tidaknya saya harus mendapatkan untung dari jumlah elixir yang saya keluarkan (Biasanya 2 – 3x lipat). Dengan prinsip ini saya mampu menaikkan level base saya dengan cukup baik karena setiap kali saya menyerang kebanyakkan “cuan.”

Kalau menurut professor ekonomi saya ketika saya baru memulai kuliah S2 di University of Central Oklahoma , Dr. Mickey Hepner (my fav teacher ever), Profit is king. Tanpa profit kita tidak akan bisa apa-apa dalam bisnis. Banyak yang bilang bahwa kalau mau bisnis yang penting ikuti “passion” anda, tapi menurut saya memang baik mengikuti passion, tapi kalau tidak menghasilkan profit lalu untuk apa passion itu? Yang ada malah passion itu akan akhirnya menjadi beban. Dengan profit atau keuntungan maka bisnis dijamin akan berkembang ke kanan dan ke kiri. Seperti sebuah pepatah bisnis yang sudah ada dari jaman dahulu kala yang saya yakin juga sudah pernah anda dengar… carilah untung sebanyak-banyaknya dengan modal sedikit-dikitnya.

4. Things can always go wrong Ada kalanya ketika saya berperang atau mencari loot di Clash of Clans, something goes wrong and awry. Entah pasukan saya tiba-tiba berubah menjadi super bodoh, yang harus nya ke kanan dia malah ke kiri muter-muter. Di depan ada jalan menuju gold/elixir tapi dia malah muter lewat jalan jauh. Ada kalanya juga ketika saya sudah yakin bisa menang tiba-tiba ada bom besar yang membunuh setengah pasukan saya, atau ada kalanya saya dikagetkan dengan pasukan simpanan di castle musuh yang super luar biasa hebat (naga level 4 misalnya). Hal-hal ini tidak bisa saya kendalikan oleh karenanya tidak semua war / raid saya berhasil.

Setelah anda sebagai pebisnis atau pekerja mempersiapkan segala sesuatu yang harus anda kerjakan dengan sangat amat baik. Tujuan sudah jelas, tools yang dipakai sudah tepat, timing dan profit sudah pasti, selalu ada kesempatan untuk gagal. Di dunia ini tidak ada yang 100% certainty, walau hanya 0.01% bisa gagal, tetap saja itu namanya kemungkinan untuk gagal.

5. When things go wrong, MOVE ON Ketika raid / war saya GATOT (Gagal Total) lalu apa yang harus saya kerjakan? Apakah saya berdiam diri merenung? Galau? Bersedih hati? Berhenti main? Apabila saya adalah seorang “loser” maka hal-hal diatas yang akan saya lakukan. Tapi saya bukanlah seorang “loser” dan saya yakin anda juga bukanlah seorang “loser,” kita diciptakan dengan daya saing yang luar biasa dan di dalam diri kita ada seorang “winner” yang belum keluar ketika kita kalah. Dalam NLP ada persuposisi yang berbunyi “Tidak ada yang namanya kegagalan, yang ada hanya feedback.”

Anggaplah sebuah kegagalan yang kita alami adalah sebuah pelajaran yang bisa kita ambil. Kegagalan yang kita alami hanya menjadi sebuah kegagalan yang berarti ketika kita tidak mengambil pelajaran apa-apa darinya. Saya yakin apabila kita menjadi seorang pribadi yang sering gagal dan sering belajar maka kita akan menjadi seorang pribadi super dengan pengalaman yang sangat kaya. Oleh karenanya MOVE ON, jangan berdiam di satu tempat yang gelap tapi berjalanlah menuju terang. Demikianlah pelajaran-pelajaran yang bisa saya ambil dari bermain, semoga bermanfaat dan semoga bisa menjadi sebuah inspirasi bagi kita semua.

Irvan Irawan Jie

0 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua