• Irvan Irawan Jie

Mastering - Usefulness


Setiap malam di kamar saya selalu ada botol air plastik dari merek terkenal yang memang disediakan untuk kami minum di malam hari. Karena tempat air adanya di lantai satu tidak mungkin kami turun ke bawah hanya untuk minum ketika terbangun. Di kamar saya ada satu dan di kamar anak-anak ada satu. Setiap pagi pasti botol itu diturunkan dan diisi kembali untuk menjadi manfaat bagi kami malam harinya.


Botol ini sangat bermanfaat, dia menampung kebutuhan hidup kami sekeluarga. Tanpa air kami akan kehausan dan perlu menghabiskan energi untuk turun dan mengambil segelas air. Tanpa air bahkan kami bisa mati karena dehidrasi. Sehingga botol sederhana ini sangat bermanfaat bagi kami. Seandainya saja dia manusia, dia pasti memiliki banyak pahala.


Ada kalanya dimana botol tersebut masih penuh di pagi hari sehingga tidak diturunkan, dan karena dia ada di sangat membantu kami dalam sehari memenuhi kebutuhan kami akan cairan yang bernama air. Sampai akhirnya sore tiba dan botol itu sudah kosong. Seberapa besar paksaan kami untuk botol itu bermanfaat dan memberikan airnya, hasilnya sia-sia karena botol itu sudah kosong tidak ada isinya. Tidak ada setetes air pun di dalamnya.


Menjadi bermanfaat adalah keinginan terdalam bagi banyak orang. Menjadi bermanfaat adalah sesuatu yang baik karena dengan begitu bukan hanya kita bermanfaat bagi orang lain tapi juga bagi diri kita sendiri. Terkadang keinginan untuk menjadi bermanfaat mengosongkan diri kita dari sumber daya yang diperlukan untuk menjadi bermanfaat. Ketika isi dalam diri kita sudah kosong, bagaimanapun kita ingin bermanfaat, tidak akan ada yang keluar. Setelah itu bisa jadi kita merasa tidak bermanfaat dan akhirnya merasa kosong di dalam.


Untuk bisa jadi tetap bermanfaat, isi apa yang akan terus ditambahkan dalam diri kita?


To your highest and masterful self,

Irvan Irawan Jie

www.irvanjie.com

Neuro-Semantics Trainer

Associate Certified Meta-Coach

7 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua