• Irvan Irawan Jie

Mastering - Standards


"Macaroni and Cheese anak-anak sudah habis, tolong belikan ya." pinta istri saya kepada saya kemarin sore. Saya pernah menunjukkan kepada istri saya tentang merek macaroni and cheese yang lebih enak daripada yang biasa dimakan, namun istri saya tetap memilih merek yang biasa dimakan. "Anak-anak sudah biasa makannya yang itu" kata dia. Padahal dalam pikiran saya, kalau ada yang lebih enak mengapa tidak beli yang lebih enak?


Pemikiran bahwa merek yang satu lagi lebih enak daripada yang biasa ternyata hanya ada di dalam pikiran saya. Belum tentu anak-anak juga dapat mengerti perbedaan keju yang digunakan, menyukai rasanya dan dapat menghargai harganya yang lebih mahal. Mereka sudah terbiasa dengan apa yang biasa mereka makan. Bisa saja walaupun menurut saya lebih enak, mereka menganggapnya lebih tidak enak.


Bukan hanya dalam memakan macaroni and cheese, sedari kecil anak-anak saya sedang menciptakan standar-standar dalam hidup mereka. Yang besar dengan menghabiskan waktu bermain games komputer, yang kecil dengan bermain Barbie, boneka teddy bear dan Legonya. Bagi mereka ini adalah standar permainan yang akan diingat seumur hidup mereka. Sedangkan bagi saya standar bermain adalah basket, Sega dan Super Nintendo.


Setiap hal yang saya dan keluarga saya lakukan berdasarkan standar dan peraturan yang diciptakan dalam diri kami sendiri. Sesuatu yang di luar standar kami bisa diartikan sebagai sesuatu yang baik atau buruk, kembali dari kriteria yang kami ciptakan masing-masing. Standar perilaku yang kami lakukan akan terus kami bawa sampai suatu saat kami memutuskan untuk mengubahnya.


Sudahkah kita menetapkan, menciptakan dan mengubah standar-standar dalam hidup kita untuk menciptakan hidup yang lebih baik dan lebih berdaya?


To your highest and masterful self,

Irvan Irawan Jie

www.irvanjie.com

Neuro-Semantics Trainer

Associate Certified Meta-Coach


5 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua