• Irvan Irawan Jie

Mastering - Roles


"Kamu bisa gak jadi lebih peka?" pinta istri dengan nada kecewa, sedih dan marah kepada saya, padahal saya merasa sudah belajar lebih peka sejak terakhir dia minta. Saya pun menjawab "Bisakah kamu berbicara dengan lebih lembut dan tidak dengan nada tinggi?" Tampaknya pertanyaan saya malah membuatnya lebih marah dan membuatnya merasa terpojok. Walau saya mencintai istri saya, tetapi dia tidak merasakan sepenuhnya cinta saya kepadanya.


Inilah yang terjadi kemarin antara saya dan istri saya. Kami berdua memiliki peran yang masing-masing tidak sesuai dengan ekspektasi kami. Walaupun kami berdua sudah mengerjakan peran kami masing-masing dengan sebaik mungkin yang kami bisa, tetapi kami lupa untuk mengalibrasi satu sama lainnya. Sehingga karena ketidakpahaman antara satu dengan yang lainnya, peran yang kami kira sudah kami mainkan dengan baik ternyata tidak cukup. Walaupun kita tidak dapat bertanggung jawab atas ekspektasi orang lain atas kita, tetapi kita bisa berkomunikasi untuk mencari tahu dan memahami dengan utuh.


Bukan hanya dalam rumah tangga, tetapi juga dalam perusahaan, lingkungan sosial dan bahkan dalam keluarga besar. Setiap dari kita memiliki peran yang perlu dimainkan di dalam keseharian kita. Dalam setiap peran tersebut, seseorang bertanggung jawab atas apa yang perlu diperankannya. Terlepas dari menyukai atau tidak, ketika seseorang mengambil peran tersebut maka dia perlu berfungsi dalam peran tersebut. Perannya juga dimainkan oleh bagaimana seseorang mengerti dan memahami perannya.


Sayangnya kita tidak berada dalam sebuah film. Seorang aktor perlu memahami dan menghafalkan naskah dan mendapatkan penjelasan tentang peran yang dia mainkan. Dalam hidup, kita perlu menciptakan naskah dan sekaligus memerankan perannya secara langsung. Dalam kehidupan nyata, seseorang perlu siap menerima konsekuensi dari naskah dan perannya secara langsung. Kita hanya bisa memerankannya dengan sebaik mungkin yang kita bisa.


Untuk bisa memainkan peran yang kita miliki sebaik mungkin, maka kita perlu belajar, memahami, berani dan penuh tanggung jawab dalam memainkannya. Sudahkah kita memahami peran-peran kita dan bertanggung jawab atasnya?


To your highest and masterful self,

Irvan Irawan Jie

www.irvanjie.com

Neuro-Semantics Trainer

Associate Certified Meta-Coach

7 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua