• Irvan Irawan Jie

Mastering - Responsibility


"Belajar jadi anak yang bertanggung jawab ya." Nasihat istri saya kepada anak. Istri saya sedang mengajarkan anak untuk bertanggung jawab atas tugas-tugasnya sendiri. Selama ini ketika masih di kelas SD awal, kesalahan kami sebagai orang tua adalah memanjakan anak pertama kami. Sehingga ketika dia bertumbuh dia bertumbuh menjadi anak yang cuek dan hanya menunggu untuk dilayani.


Tanggung jawab sebagai sebuah bekal bagi masa depan anak kami dimana dia perlu belajar untuk bisa tahu apa yang perlu dikerjakannya di saat ini. Bagian apa yang menjadi tanggung jawabnya dan memiliki cara berpikir yang memberdayakan dirinya dalam melakukan apapun yang perlu dia lakukan. Bertanggung jawab atas kuasanya. Anak kami berkuasa untuk berpikir, merasa, berkata-kata dan berperilaku.


Ini adalah kuasa yang sudah diberikan bagi setiap orang di dunia. Kuasa yang terkadang tidak dimiliki oleh diri sendiri. Walaupun sudah diberikan, tetapi tidak digunakan maka hasilnya akan sia-sia. Kuasa adalah bagian dari tanggung jawab untuk melakukan. Bertanggung jawab untuk melakukan juga akan menciptakan pertanggung jawaban. Kuasa yang kita pakai dalam bentuk pikiran, perasaan, perkataan dan perilaku suatu saat akan dipertanggung jawabkan. Apabila bukan di dunia maka di akhirat nanti.


Seseorang yang dewasa adalah seseorang yang mengambil tanggung jawab atas dirinya sendiri. Menggunakan kekuasaannya untuk menghidupi hidupnya dengan sebaik-baiknya tanpa merugikan orang lain dengan sengaja. Tanggung jawab dewasa yang sehat juga adalah ketika seseorang tidak memaksakan kuasanya atas orang lain. Karena seorang yang dewasa sadar betul bahwa yang bisa dia kendalikan hanyalah dirinya sendiri.


Sudahkah kita bertanggung jawab atas kuasa yang sudah diberikan kepada kita?


To your highest and masterful self,

Irvan Irawan Jie

www.irvanjie.com

Neuro-Semantics Trainer

Associate Certified Meta-Coach

10 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua