• Irvan Irawan Jie

Mastering - Reference


Hal ini tidak pernah saya dengar sebelumnya. Dentingan kecil, petikan gitar yang samar-samar, bahkan detail-detail kecil dari penyanyinya. Lagu yang tadinya biasa-biasa saja menjadi sebuah lagu yang sangat indah melodinya, komposisinya dan juga warna musiknya. Hal yang sebelum-sebelumnya tidak saya perhatikan menjadi sebuah bumbu manis dari lagu yang sedang saya dengar.


Walaupun saya yakin pencipta lagu dan semua pemain musiknya tahu akan hal-hal kecil yang mereka lakukan dan suara yang mereka keluarkan, tetapi saya sebagai pendengar kadang mengabaikan dan tidak memperhatikan hal tersebut. Padahal hal-hal kecil yang mereka lakukan itu yang menjadikan sebuah lagu maha indah. Kadang bukan karena saya tidak mau mencari, menyadari dan mendengarkannya, tetapi memang tidak terdengar oleh telinga saya.


Bisa jadi karena headphone yang sedang saya gunakan, biasa saya hanya mendengarkan lagu menggunakan earphone bawaan dari smartphone saya. Kali ini saya mendengarkan menggunakan headphone yang walaupun peruntukannya bukan untuk di studio musik. Tetapi headphone ini mampu memberikan referensi detail dari musik-musik yang sedang saya dengarkan. Begitu saya kembali ke earphone biasa saya, maka detail-detail itu menjadi jauh lebih samar dan bahkan tidak terdengar.


Seorang pencipta dan komposer lagu sudah memikirkan hal-hal detail tersebut, tetapi bagi mereka yang tidak memiliki kemampuan untuk mendengarkannya, maka hal tersebut akan hilang begitu saja. Referensi yang sudah disiapkan, sayangnya tidak digunakan dan tidak ditangkap maksudnya oleh yang mendengarkan. Berapa banyak komunikasi yang saya alami sehari-hari terjadi seperti itu. Ada detail-detail kecil yang tidak saya sadari dari orang-orang yang sedang berkomunikasi dengan saya.


Sudahkah kita mendiamkan diri ketika sedang berbicara dengan orang lain? Mendengarkan mereka sepenuhnya dan mendapatkan referensi-referensi mereka? Atau selama ini kita sudah puas dengan kemampuan mendengarkan kita yang biasa-biasa saja?


To your highest and masterful self,

Irvan Irawan Jie

www.irvanjie.com

Neuro-Semantics Trainer

Associate Certified Meta-Coach

2 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua