• Irvan Irawan Jie

Mastering - Pretty


Pertigaan yang biasa saya lewati selama beberapa hari ini biasanya dijaga oleh seorang pak Ogah. Hari ini berbeda karena yang menjaga adalah seorang dengan seragam resmi coklat, seperti baju dinas. Namun saya merasa pertigaan ini menjadi lebih macet daripada biasanya. Lebih macet bukan karena lebih banyaknya kendaraan tetapi terasa lebih kacau dan saling serobot.


Sampai ketika tiba saatnya bagi saya untuk bisa melewati pertigaan itu baru saya sadar apa yang terjadi. Ternyata pria berseragam itu sudah tidak ada lagi di tengah motor-motor yang saling serobot satu sama lainnya. Padalah tadi sekilas saya melihat dia masih ada di sana dan mengatur lalu lintas. Saya mulai mencari kemana dia berada.


Ternyata bapak berseragam itu ada di sebelah kiri jalan bersama dengan temannya. Mereka berdua sedang tersenyum melihat sebuah ponsel. Ternyata temannya tadi sedang mengambil gambar bapak berseragam yang sedang mengatur lalu lintas di pertigaan macet tersebut. Setelah itu saya tidak tahu apakah bapak itu tetap berada di sana atau pergi meninggalkannya dalam kemacetan.


Melakukan sesuatu hanya untuk bisa dilihat atasan atau orang lain tentu akan berbeda ketika melakukannya karena memang dengan sepenuh hati. Melakukan sesuatu sepenuh hati tentu akan memberikan dampak yang lebih baik bukan hanya bagi yang melakukannya tetapi juga bagi yang merasakan dampaknya. Kecantikan diri yang di dalam yang akan terpancar dengan indah di luar. Percuma menjadi cantik di gambar luar tetapi ternyata tidak asli di dalam.


Sudahkah dengan sepenuh hati melakukan yang diperlukan bukan karena ingin dipandang oleh orang lain tapi dengan hati yang memang ingin melakukan demi dampak yang diberikan?


To your highest and masterful self,

Irvan Irawan Jie

www.irvanjie.com

Neuro-Semantics Trainer

Associate Certified Meta-Coach

8 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua