• Irvan Irawan Jie

Mastering - Pouring Out



Dalam pandangan saya di kejauhan dia berdiri tegak, kokoh, kuat dan besar. Bajunya berkilau terkena cahaya mentari pagi. Siap menyongsong hari-hari dimana dia akan melayani orang-orang di dalam rumahnya. Sebagai penyedia sumber kehidupan bagi orang-orang yang bergantung padanya, dia terlihat dapat diandalkan. Bersedia menerima panasnya matahari, dinginnya malam dan derasnya hujan.


Dalam kokohnya dia, di dalamnya ada aliran tenaga yang besar. Aliran yang digunakan untuk berfungsi sebaik-baiknya dia. Aliran yang terus menerus diisi dan dikeluarkan untuk mencapai tujuan-tujuannya. Tegak, kokoh, kuat dan besar dirinya tidak ada artinya apabila isinya tidaklah memberdayakan. Ketika yang diisi dalamnya adalah hal-hal yang kotor maka apapun yang dikeluarkannya juga akan menjadi sesuatu yang kotor dan tidak berguna.


Apabila tidak disadari, isi yang kotor juga akan menimbulkan kerak-kerak dalam dirinya yang apabila sudah menjadi solid maka kan menjadi tantangan tersendiri untuk dibersihkan. Isi yang kotor juga akan menimbulkan lumut dalam dirinya. Lumut-lumut itu nantinya akan juga mengotori isi bersih yang masuk dalam dirinya. Selama kotoran dalam dirinya tidak dibersihkan, maka aliran tenaganya juga akan sangat terbatas. Karena alirannya sangat terbatas, maka orang-orang yang bergantung di rumahnya juga akan menerima dampaknya.


Karena banyak orang-orang di rumahnya yang menggantungkan hidup padanya, maka dia perlu sadar bahwa tegak, kokoh, kuat dan besarnya perlu juga diimbangi dengan kebersihan isinya. Tampilan luar akan menjadi sia-sia apabila di dalamnya tidak ada aliran tenaga yang bermanfaat. Karena memang panggilannya sebagai toren air adalah untuk mengalirkan kehidupan.


Hm, bagaimana dengan saya?


To your highest and masterful self,

Irvan Irawan Jie

Neuro-Semantics Trainer

Associate Certified Meta-Coach

0 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua