• Irvan Irawan Jie

Mastering - Persistence


Lipat kiri, kanan, atas dan bawah lalu semuanya digabungkan jadi satu menjadi sebuah kotak. Bagian bawahnya perlu dikaitkan satu sama lainnya baru nanti kotaknya bisa tertutup sempurna. Setelah itu lem salah satu bagian sisi kotaknya sehingga dia tidak lepas-lepas lagi. Seingat saya dulu ketika saya sekolah membuat sebuah kotak dari kardus tidak serumit ini. Apalagi kali ini tidak membuat hanya satu kotak, tetapi totalnya ada seratus kotak.


Saya duduk di meja makan, membantu istri saya membuatkan dia kotak untuk hadiah untuk murid-murid kelasnya. Sambil istri saya menempel stiker di hadiahnya, saya melipat kotak kardusnya satu per satu. Sebelum saya melipat kotak yang pertama, saya sudah melihat cara istri saya melipatnya. Melihat dengan melakukan adalah sesuatu yang berbeda. Ketika melihatnya saya merasa melipat seperti itu adalah hal yang mudah.


Dengan kemampuan saya, pasti saya bisa melipat dengan lebih cepat dan lebih baik. Setiap manusia memiliki bias bahwa kemampuannya di atas rata-rata. Kenyataan bahwa kemampuan saya tidak sebaik yang saya pikir baru saya rasakan ketika pertama kali melipatnya. Saya perlu mencoba berkali-kali baru kotak itu jadi dan bisa berdiri. Halangan utamanya adalah melipat bagian bawahnya yang saling terinterkoneksi dan saling mengunci sehingga tidak mudah lepas. Baru kotak pertama saja sudah serumit ini, bagaimana melipat seratus dalam pikiran saya. Mau kapan selesainya pekerjaan ini? Sekarang sudah jam lima sore, bisa-bisa selesai jam sepuluh malam pikir saya.


Tetapi akhirnya satu demi satu saya melipatnya, karena saya memang berniat membantu istri saya. Setelah kotak ke sepuluh, ternyata saya menjadi lebih cepat. Ada trik tersendiri yang saya ciptakan untuk memudahkan melipat kotak-kotak ini. Bagian yang atas ada yang dilipat ke dalam dan ada yang dilipat keluar. Menggabungkan bagian bawahnya bisa dilakukan secara bersamaan. Lem bagian pinggir dilakukan nanti saya setelah semuanya jadi karena hanya akan memakan waktu sebentar. Akhirnya hanya dengan satu setengah jam, semuanya selesai.


Semakin lama saya mengerjakan sesuatu, semakin saya ahli dan cepat dalam mengerjakannya. Semakin sering saya melakukan, semakin efisien saya dan hasilnya pun menjadi semakin bagus. Segala sesuatu akan terlihat rumit di awal mengerjakannya, namun dengan kegigihan dan perasaan yang lebih baik, dalam mengerjakannya saya secara alami akan menjadi lebih baik. Dengan saya menjadi lebih baik, pekerjaannya jadi jauh lebih mudah.


To your highest and masterful self,

Irvan Irawan Jie

www.irvanjie.com

Neuro-Semantics Trainer

Associate Certified Meta-Coach

9 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua