• Irvan Irawan Jie

Mastering - Labels


Setiap malam kami sekeluarga berkumpul di kamar anak-anak dan berdoa bersama sebelum tidur. Di kamar anak-anak ada sebuah meja yang di bawahnya ada sebuah laci dan lemari yang bisa dipakai untuk menyimpan mainan anak-anak. Malam kemarin saya melihat sesuatu yang sepertinya belum pernah saya lihat, atau kalaupun sudah bisa jadi saya tidak menyadarinya. Setelah saya melihatnya, langsung saya tanyakan kepada anak saya yang kecil. "De, kenapa di lemari ini ada tulisan Barbie? Warna-warni pula?."


Jawabnya sederhana, "Supaya dede ingat, soalnya di dalamnya isinya Barbie semua." Memang benar ketika saya periksa, isi dari lemari itu ada beberapa boneka Barbie dan juga beberapa peralatan-peralatan dan perkakasnya. Walaupun ini bukan tempat penyimpanan Barbie pertamanya, karena boneka Barbie sudah menjadi pemandangan umum di setiap ruangan di rumah kami. Bahkan dalam menulis tulisan ini pun saya sedang melihat tumpukan boneka Barbie dan perkakasnya tergeletak di ruang keluarga kami.


Ternyata anak saya sudah mulai mengkategorikan kepemilikannya di dalam lemari-lemarinya. Walaupun di dalamnya belum tentu semuanya adalah apa yang ditulis di bagian depannya. Tetapi dalam ingatannya apapun yang ada di dalam lemari tersebut sesuai dengan apa yang ditulis dari dengan krayon warna-warni di depannya. Mainan spesifik di dalamnya sudah menjadi sekedar label warna-warni.


Dalam kehidupan kita banyak sekali yang terjadi dalam hidup, tetapi kita mereduksinya menjadi sekedar label. Orang yang menyebalkan, suasana yang tidak disukai, saya yang lemot, apalah aku ini? dan label-label lainnya di dalam pemikiran kita. Semuanya terbentuk karena sebuah keadaan yang bisa jadi isinya sudah kita lupakan, hanya diingat labelnya. Belum tentu labelnya pun masih berguna. Sayangnya karena label tersebut, perilaku kita akan mengikuti label yang kita gunakan.


Label apa yang perlu kita ganti dalam kehidupan kita supaya kita bisa menjadi orang-orang yang lebih berdaya dalam mencapai kebahagiaan hidup kita sendiri?


To your highest and masterful self,

Irvan Irawan Jie

www.irvanjie.com

Neuro-Semantics Trainer

Associate Certified Meta-Coach




5 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua