• Irvan Irawan Jie

Mastering - Interdependence


Dalam masa anak-anak sekolah daring, terutama anak saya yang kecil, dia masih membutuhkan saya atau istri saya untuk mendampinginya. Anak saya masih bergantung kepada kami untuk mempersiapkan komputer, buku-bukunya dan bahkan saat belajar kami masih perlu menemaninya untuk membantu guru dari sekolah memperhatikan apa yang sedang dilakukan oleh anak saya. Ketergantungan anak-anak adalah sesuatu yang wajar karena mereka memang belum menjadi seorang yang dewasa. Ada saatnya nanti mereka akan belajar untuk menjadi seorang yang independen.


Anak saya yang kedua, sudah tidak terlalu bergantung kepada kami orang tuanya. Dia sudah bisa belajar sendiri bersama dengan gurunya walaupun masih dilakukan secara daring. Anak saya yang besar sudah mulai belajar mengambil tanggung jawab atas dirinya sendiri. Ini adalah tahapan untuk dirinya menjadi seorang yang independen. Sama halnya ketika saya mulai belajar untuk bisa menjadi seorang yang independen dan tidak lagi bergantung kepada orang tua saya.


Saya menyadari bahwa saya adalah seorang yang bertanggung jawab atas dirinya sendiri. Saya bertanggung jawab atas pikiran, perasaan, perkataan dan perilaku saya dan saya tidak bertanggung jawab atas pikiran, perasaan, perkataan dan perilaku orang lain. Hal ini berlaku untuk setiap dari kita. Dalam perjalanan hidup, kita semua berjalan dari dependen dan akhirnya menjadi independen. Tetapi kita tidak berhenti sampai sana, kedewasaan bukan hanya independen tetapi juga interdependen.


Interdependen adalah dimana seseorang yang bertanggung jawab atas dirinya sendiri mulai masuk dalam lingkungan sosial. Di dalam lingkungan tersebut orang-orang yang independen dengan sadar masuk dan saling berkontribusi. Kontribusi yang diberikan adalah kontribusi yang saling memberdayakan satu sama lainnya. Sebuah lingkungan dimana setiap orang bersama-sama bertumbuh sebagai seseorang dan menjadi lebih baik karenanya. Hubungan interdependen bisa terjadi dalam keluarga, usaha, pekerjaan, atau dengan teman-teman.


Sudahkah kita menjadi orang-orang yang bertanggung jawab atas diri sendiri dan membawa sumber daya dalam diri kita untuk menjadikan tempat dimana pun kita berada bersama dengan orang lain lebih baik karena kehadiran kita? Sudahkah orang-orang dalam lingkungan kita juga menjadikan kita orang-orang yang lebih baik?


To your highest and masterful self,

Irvan Irawan Jie

www.irvanjie.com

Neuro-Semantics Trainer

Associate Certified MetaCoach

13 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua