• Irvan Irawan Jie

Mastering - Family


Hampir setahun sudah kami tidak keluar rumah kecuali untuk urusan yang penting. Kemarin kami sebagai keluarga memutuskan untuk pergi ke Bandung dengan tetap menggunakan protokol kesehatan yang ketat. Menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak di manapun kami berada. Sesampainya di Hotel, kami juga memilih untuk berdiam di dalam kamar dan hanya menikmati fasilitas yang hotel miliki.


Keputusan ini dibuat setelah pembicaraan yang panjang antara saya dan istri. Saya memilih untuk tetap di rumah dan menghabiskan tahun baru di rumah saja. Argumen istri adalah ini saatnya kami mempererat hubungan kami sekeluarga. Apabila di rumah, maka saya akan tetap sibuk bekerja, istri sibuk mengurus rumah, anak yang besar sibuk dengan bermain game online bersama teman-temannya, dan anak yang kecil sibuk dengan proyek seni dan mainan barbienya.


Walaupun kami ada di rumah, tetapi akan berbeda apabila kami secara keluarga mundur sejenak dan mengalami retret mini. Bersama sebagai sebuah keluarga dimana kami keluar dari rutinitas. Berdiam diri di Hotel berarti kami akan sekamar bersama dan tidak terpisah lantai. Berada di hotel, karena tidak ada fasilitas komputer gaming dan akses TV yang terbatas, maka diharapkan kami bisa berkomunikasi dengan lebih baik. Saling memahami dan berbicara dari hati ke hati, kepada pasangan maupun anak-anak.


Keputusan yang tepat, di hari pertama kami sudah mengalami banyak sekali sukacita bersama sebagai sebuah keluarga. Berfoto bersama, bercanda di dalam mobil, menghabiskan malam makan di meja kecil bersama, tertawa bersama bermain game di malam hari sebelum tidur. Berada di rumah belum tentu memiliki hubungan yang baik dengan penghuninya. Menjadi keluarga adalah menjadi sebuah sistem yang saling mendukung, mengerti dan memahami satu sama lainnya.


Keluarga adalah hal yang sangat penting bagi setiap kita. Berada di dalam rumah bersama belum tentu bersama, sudahkah menjadi keluarga yang saling membahagiakan satu sama lainnya?


To your highest and masterful self,

Irvan Irawan Jie

www.irvanjie.com

Neuro-Semantics Trainer

Associate Certified Meta-Coach

7 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua