• Irvan Irawan Jie

Mastering - Equipment

Diperbarui: 25 Jan 2021


Selama setahun kemarin, setiap orang perlu melakukan lebih banyak pekerjaannya di rumah. Mulai dari anak-anak sampai pekerja kantoran. Peralatan untuk bisa melakukan video call melalui daring menjadi salah satu produk yang melesat penjualannya. Mulai dari yang sifatnya hanya untuk pemakaian rumahan sampai professional. Ada yang hanya menggunakan peralatan seadanya dan ada yang investasi jutaan rupiah hanya untuk bisa bekerja dari rumah.


Untuk pertama kalinya kemarin saya melihat sebuah acara virtual yang disiapkan secara profesional. Walaupun acara-cara yang diadakan secara virtual sudah sering saya ikut dan bahkan beberapa diantaranya saya turut mengambil bagian, tetapi saya tidak pernah menemukan sebuah acara dimana ada tiga kamera profesional, sepuluh monitor, tiga televisi empat puluh inchi, LED panel tiga meter kali lima meter untuk backdrop, tiga lampu sorot dan satu buah mesin untuk uap.


Saya membayangkan apabila saya mengadakan sebuah pelatihan secara online di rumah dengan semua peralatan ini, apa jadinya? Untuk mengoperasikan seluruh peralatan tersebut mungkin perlu sebuah tim kerja yang semuanya bekerja secara bersamaan dan tersinkronisasi. Walaupun saya tahu secara mendasar apa yang dilakukan oleh peralatan-peralatan canggih tersebut, tetapi saya tidak dapat mengoperasikannya dengan memadai untuk menggunakan semua potensinya.


Peralatan hanyalah sebuah peralatan, terlepas dari seberapa canggih peralatan yang dimiliki dan akan digunakan, apabila tidak dapat digunakan dengan memadai maka semuanya menjadi percuma. Peralatan yang tidak mahal dan canggih apabila digunakan dengan orang yang memang cakap, memadai dan professional juga tidak akan mengecewakan hasilnya. Terkadang saya berpikir bahwa perlatan perlu canggih untuk mendapatkan hasil yang maksimal sehingga saya terjebak dalam terlalu bergantung dengan perlengkapan. Padahal perlengkapan yang paling canggih sudah berada di dalam diri kita. Kemampuan berpikir, merasa, berkata-kata dan berperilaku.


Sudahkah kita mempelajari diri kita sendiri sehingga kita mampu melakukan apapun yang kita perlu lakukan secara memadai? Menggunakan semua sumber daya dalam diri kita untuk mengoperasikan segala peralatan di luar diri kita yang sudah disediakan?


To your highest and masterful self,

Irvan Irawan Jie

www.irvanjie.com

Neuro-Semantics Trainer

Associate Certified Meta-Coach

1 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua