• Irvan Irawan Jie

Mastering - Downpour



Jam menunjukkan pukul sembilan malam, anak-anak sedang bersiap-siap untuk tidur. Tiba-tiba terdengar suara keras di luar. Saya mengira ada sesuatu yang rusak dengan AC di rumah, tetapi setelah didengarkan lebih seksama ternyata di luar hujan sangat deras sedang terjadi. Bukan hujan biasa tetapi hujan yang seperti badai dan terdengar sangat keras di kamar kami. Bahkan begitu derasnya hujan di luar, tempias air bisa mengenai jendela kamar kami dari balkon.


Hujan deras yang kemarin terjadi bisa dilihat dari berbagai sisi. Di satu sisi, kemarin adalah hari yang sangat panas. Saya teringat pagi hari ketika saya bangun dan membuka jendela kamar kami, tidak ada angin yang terasa. Di luar kamar kami yang berpendingin juga udara terasa sangat panas. Sehingga hujan di malam hari dapat mendinginkan udara yang ada di luar. Bagi yang mengandalkan air tanah, hujan kemarin juga bisa menjadi pengisi kembali sumur-sumur di rumah mereka. Bagi sebagian orang hujan kemarin adalah hal yang sangat baik.


Di sisi lain, hujan kemarin menunjukkan kebocoran di rumah saya juga belum selesai, masih ada genting yang perlu diperbaiki. Hujan deras kemarin juga bagi orang-orang yang masih ada dalam perjalanan pulang adalah sebuah halangan tersendiri. Belum lagi kalau hujan deras kemarin menyebabkan sebagian daerah tergenang sehingga tidak bisa dilalui. Bagi mereka yang daerah rumahnya langganan genangan air, hujan deras seketika dan lama seperti kemarin adalah tanda-tanda peringatan untuk bersiap akan air yang akan datang.


Hujan memiliki dua arti, baik dan tidak. Semuanya juga berhubungan dengan situasi dan keadaan yang sedang dialami. Bagaimana kita menyikapi hujan yang datang di dalam hidup kita sepenuhnya berada di dalam kendali kita. Biar bagaimanapun hujan akan tetap terjadi, melihatnya sebagai anugerah atau bencana adalah evaluasi dari diri sendiri.


Hujan apa yang sedang terjadi dalam hidup kita? Apakah arti yang kita berikan terhadap hujan tersebut berguna? Apabila tidak, maka arti apa yang akan lebih berguna dan memberdayakan diri kita untuk menghadapinya?


To your highest and masterful self,

Irvan Irawan Jie

www.irvanjie.com

Neuro-Semantics Trainer

Associate Certified Meta-Coach


4 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua