• Irvan Irawan Jie

Mastering - Catapult


"Daddy, aku kan udah lulus testnya, kata mama aku boleh beli mainan baru." Kata anak saya. Anak saya yang kecil baru saja menyelesaikan test di tempat les matematikanya. Tes yang sebelumnya gagal dia kerjakan dengan baik dua bulan lalu. Dalam tes sebelumnya, dari seratus soal, kesalahannya ada dua puluh. Kali ini di hanya salah enam soal saja.


Setelah dua bulan lalu nilai tes nya tidak memadai untuk dia naik level, istri saya memutuskan untuk memundurkan pelajaran lesnya sampai dua level. Anak saya perlu mengulangi pembelajaran dari dua level yang lalu. Tes yang diselesaikan oleh anak saya adalah tes matematika dalam hal pengurangan. Dua level yang lalu adalah pelajaran tentang pengurangan satu angka.


Dengan sabar anak saya melakukan kembali pelajaran selama dua bulan. Setiap hari dia mengerjakan lembar demi lembar latihan matematikanya. Walaupun mungkin dia belum mengerti mengapa dia melakukannya, tetapi karena pengurangan satu masih sesuatu yang sangat mudah, maka anak saya menikmati perjalanan belajarnya. Hari demi hari rasa percaya dirinya terhadap pengurangan juga muncul kembali.


Dalam menghadapi halangan atau rintangan yang menghadang jalan yang ada di depan kita, terkadang perlu juga mundur satu atau dua langkah. Mundur bukan berarti menyerah dan mengabaikan halangan tersebut. Tetapi mundur adalah untuk mengambil ancang-ancang dan mempersiapkan diri untuk menghadapi halangan yang ada di depan. Seperti sebuah katapel, semakin ditarik mundur maka batunya akan semakin cepat melesat ke depan mencapai tujuannya.


Halangan apa yang sedang anda alami saat ini? Ketika semua terasa mentok dan tidak dapat maju ke depan, sudahkah anda mencoba mundur beberapa langkah? Memperkuat kuda-kuda dan mengambil ancang-ancang untuk menghadapinya lagi.


To your highest and masterful self,

Irvan Irawan Jie

www.irvanjie.com

Neuro-Semantics Trainer

Associate Certified Meta Coach

4 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua