• Irvan Irawan Jie

Mastering - Calmness


Melihat kalender saya yang warna-warni di komputer saya, saya mendengar kata-kata dalam pikiran saya "penuh banget ya..." dan dari kata-kata itu timbul sebuah rasa "penuh." Kalender saya setiap hari ada jadwal kegiatan baik di pagi, siang ataupun malam dari Senin sampai Minggu. Bahkan melihat jadwal sampai dua bulan ke depan, warna-warni itu masih belum berkurang. Mulai dari pelatihan, coaching, aktivitas ibadah dan bahkan komitmen untuk bersosialisasi dengan teman-teman.


Sebagai seorang yang menikmati kesendirian dan ketenangan, saya membutuhkan waktu untuk bisa mengecas energi diri sendiri ketika sudah melakukan banyak hal sehari-hari. Setelah beberapa hari aktivitas, biasanya ada satu hari khusus yang saya biarkan kosong untuk bisa bersama dengan diri saya sendiri. Tetapi melihat jadwal seperti ini, waktu istirahat jadi terpisah-pisah di dalam keseharian. Tidak ada jadwal kosong yang memang khusus untuk istirahat.


Dengan segala yang terjadi di dalam hidup, saya dan mungkin kamu juga pernah mengalami masa-masa yang kelam. Masa-masa dimana segala sesuatu yang dilakukan tidak berhasil dan begitu banyak hal yang perlu dilakukan sehingga diri tidak tahu lagi apa yang perlu dilakukan. Banyak hal yang menarik perhatian kita dan sepertinya semuanya sama penting dan mendesaknya. Masa-masa dimana kita semua merasa kewalahan.


Kewalahan menjadi sebuah perasaan yang akhirnya tidak membantu kita untuk menjadi seorang manusia yang lebih berdaya dan memberdayakan. Pekerjaan dan hal-hal yang perlu dilakukan tidak berubah, masalah dan tantangan tetap ada. Perasaan penuh dan kewalahan tidak akan mengubah apa pun dari yang perlu dikerjakan, masalah dan tantangan yang ada di depan kita. Keadaan tidak dapat diubah, tetapi perasaan diri sendiri bisa dikendalikan.


Apa yang perlu dikendalikan dalam diri kita untuk bisa memiliki ketenangan dalam menghadapi apa pun yang perlu dilakukan dan menghadapi konsekuensinya?


To your highest and masterful self,

Irvan Irawan Jie

www.irvanjie.com

Neuro-Semantics Trainer

Associate Certified Meta-Coach

2 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua